Polda Bali Bersama Pecalang Amankan Pilkada Serentak 2018

0
236

Beritapolisi.com – Polda Bali, Untuk menjaga keamanan Pilkada Serentak 2018, Polda Bali akan menggandeng ribuan pecalang (keamanan desa adat di Bali). Polda Bali pun mendeklarasikan pecalang dan Bhabinkamtibmas se-Bali dalam rangka Pilkada damai di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Rabu (23/5/2018).

Kapolda Bali, IRJEN Pol Reinhad Petrus Golese mengatakan, pihaknya adalah leading sector dalam mengamankan Pilkada Bali. Namun, pihaknya tidak bisa melakukan pengamanan sendirian.

Kita tidak bisa sendiri. Tujuannya Pilkada Bali ini aman, bisa dilaksanakan dengan baik. Sampai saat ini, tidak ada hal-hal yang menonjol terjadi,” ucap IRJEN Pol Reinhad Petrus Golese

Dia menjelaskan, masyarakat Bali sudah mengikuti proses-proses Pilkada, kemudian yang paling penting menyikapi situasi dan kejadian-kejadian di tempat lain.

“Saya rasa juga perlu menyiagakan masyarakat bersama-sama petugas keamanan ketertiban dari kami polisi dan didukung stakeholder, baik TNI dan pemerintah,” ucap IRJEN Pol Reinhad Petrus Golese.

Polda Bali Bersama Pecalang Amankan Pilkada Serentak 2018 (adhy/beritapolisi)

Kapolda mengatakan, Bali ini rentan risiko gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Kami sadar bahwa kami tidak bisa sendiri sehingga perlu dukungan rakyat sehingga ada pecalang. Pecalang ada di setiap desa. Sesuai dengan UU mereka mengamankan swakarsa. Kalau bahasa kami itu community polisi,” kata IRJEN Pol Reinhad Petrus Golese.

Menurutnya, di tempat lain baru mau ada (pecalang), tapi di Bali sudah terstruktur dan dibawa MUDP.

“Ini suatu kemampuan keniscayaan yang dipunyai oleh Pulau Bali. Ini apel deklarasi dengan tujuan untuk melindungi Bali,” ucap IRJEN Pol Reinhad Petrus Golese

Sementara itu, Ketua Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Provinsi Bali, Jero Gede Suwena Putus Upadesa mengatakan, dari awal pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Bali. Dan Polri tidak hanya sekadar kata-kata untuk berkolaborasi dengan pecalang.

“Di Bali ada keamanan tradisional yang disebut dengan Pecalang sehingga bisa dikolaraborasikan pengamanan Pilkada Bali,” jelasnya.

Dia menerangkan, bahwa se-Bali ada 45 ribu pecalang yang tersebar diseluruh desa adat pakraman se-Pulau Dewata.

“Kami ada pecalang 45 ribu orang, mereka akan mengamankan Pilkada Bali, dan pemilu,” ucap IRJEN Pol Reinhad Petrus Golese.

Pihaknya menegaskan, berterima kasih pecalang telah dilibatkan untuk mengamankan Pilkada untuk menjaga keamanan Bali secara damai.

Kami menyampaikan ini berterim akasih kami sepakat menjaga keamanan Bali Pilkada secara damai,” kata Kapolda Bali IRJEN Pol Reinhad Petrus Golese.(adhy/nurul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here