Kapolsek Taman Sari Jakarta Barat Pimpin Pengamanan Gema Waisak

0
513

Beritapolisi.com – Polsek Taman Sari, Menyambut Hari Raya Waisak 2562/2018 yang akan segera menjelang, para Biksu melakukan prosesi Pindapata pada Minggu (06/05/2018) yang bertempat di depan Musium Keramik, Kota Tua, Taman Sari Jakarta Barat Sebanyak lebih dari 2000 orang Biksu melakukan prosesi pindapata yang dilaksanakan seputar kawasan Kota Tua pada pukul 06.00 WIB hingga selesai.

Perayaan Gema Waisak Taman Sari jakbar (adhy/beritapolisi)

Para Biksu melakukan prosesi jalan kaki tanpa alas kaki sambil menerima persembahan 4 kebutuhan pokok dengan mengambil rute yang dimulai dari Museum Fatahilah (Musium Keramik) menuju Stasiun Beos dan ke Pintu Besar Selatan, Hayam Wuruk, LTC Mangga Dua, kemudian berputar ke Jalan Gajah Mada lalu kembali menuju Taman Fatahilah.

Kapolsek taman sari jakbar pimpin pengamanan gema waisak (adhy/beritapolisi)

Selain prosesi pindapata, kegiatan tahunan menyambut Waisak tersebut juga menyelenggarakan kegiatan donor darah, pengobatan gratis, potong rambut, fangsheng, dan pertunjukan kesenian tradisional.

Kapolsek Taman sari jakbar pimpin pengamanan gema waisak (adhy/beritapolisi)

Menanggapi acara tersebut, AKBP Ruly Indra Wijayanto SIK MSi selaku Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat memerintahkan anggotanya agar menempatkan seluruh personel sesuai dengan perintah, agar pelaksanaan pindapata 2018 ini berjalan lancar dan umat Budha yang merasakan merasa nyaman.

Kapolsek taman sari pimpin Pengamanan Gema Waisak (adhy/beritapolisi)

“Teknis pengamanan yaitu seluruh personil gabungan TNI Polri serta Satpol PP dan juga Dishub disebar di sepanjang jalan yan menjadi lokasi pindapata,” ucap AKBP Ruly, Sabtu (05/05/2018).

Kapolsek taman sari jakbar pimpin pengamanan gema waisak (adhy/beritapolisi)

Sementara, penanggung jawab acara tersebut, Michael Satya mengatakan, melalui Gema Waisak, pintu kebajikan terketuk, rasa persaudaraan sesama manusia terbuka lebar dan kilauan cahaya praktek Dhamma jelas terlihat.

Pengamanan gema waisak (adhy/beritapolisi)

“Acara ini mengikis keraguan akan ajaran kebenaran, memperkuat keyakinan tentang eksitensi umat Budha dan yang terpenting adalah mengikis kekikiran melalui kegiatan berdana” kata Michael Satya. (Adhy/Azhari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here